Senin, 19 November 2012

Laboratorium Klinik PRAMITA

Berawal dari sebuah niat yang kuat untuk menghadirkan sebuah layanan Laboratorium Klinik yang lengkap, simpel, cepat dengan mutu hasil yang baik dan harga terjangkau, maka dibukalah Laboratorium Klinik PRAMITA di Surabaya pada bulan Oktober 1987.
Sambutan baik oleh masyarakat Surabaya dan sekitarnya -- khususnya para klinisi -- atas kehadiran Laboratorium Klinik PRAMITA semakin menambah rasa percaya diri dan optimisme para perintis untuk bekerja lebih keras lagi untuk memberikan yang terbaik bagi para pelanggan. Terobosan luar biasa yang dilakukan PRAMITA yang saat itu belum pernah ada adalah layanan non stop mulai pukul 6 pagi hingga pukul 21 malam, layanan rontgen, EKG, kemudian disusul dengan pemeriksaan penunjang lainnya, merupakan wujud nyata komitmen PRAMITA untuk menjadi laboratorium klinik terlengkap .

Berbekal dari pengalaman mendirikan Laboratorium di Surabaya, dikembangkanlah Laboratorium Klinik PRAMITA di berbagai kota besar lainnya seperti Jember, Bandung, Yogyakarta, Cirebon, Jakarta dan Medan, hingga tahun 2006 Laboratorium Klinik PRAMITA telah memiliki 10 Cabang.
Pada kuartal pertama tahun 2007 telah terjadi perubahan sangat mendasar dalam menejemen PT. PRAMITA, yakni perubahan struktur modal, susunan Dewan Komisaris dan Direksi. Atas dasar pertimbangan menejemen, PT. PRAMITA melepas separuh asetnya sehingga pada bulan April 2007 PT. PRAMITA mengelola cabang-cabang yang terletak di :
Jl. Adityawarman No. 73-75 Surabaya
Jl. LL.RE. Martadinata No. 135 Bandung
Jl. Matraman Raya No. 26 Jakarta Timur
Jl. Dr. Cipto Mangunkusumo No. 95 Cirebon
Jl. P. Diponegoro No. 37 Medan
Tidak berselang berapa lama kemudian di tahun yang sama dibuka cabang-cabang baru di :
Jl. Kelapa Dua Raya No. 18 Jakarta Barat (Mei 2007)
Jl. HR. Muhammad No. 128 Kav. 354 Surabaya (Juli 2007)
Dan pada tahun 2008-2010 dibuka lagi cabang-cabang baru di :
Jl. M. Toha No. 163 Bandung (Februari 2008)
Jl. Cik Ditiro No. 17 Yogyakarta (Maret 2008)
Jl. Raya Mulyosari No. 50-52 (Blok PEE 14-15) Surabaya (Juli 2008)
Jl. Prof. Dr. HM. Yamin No. 92 AE Medan (November 2008)
Jl. Jemur Andayani No. 67 Surabaya (Januari 2009)
Jl. Pajajaran No. 86 Bandung (Maret 2009)
Jl. Ngagel Jaya 71 Surabaya (Juli 2010)

1 komentar:

  1. ASWRWB mohon hentikan pelanggaran ham berat yg ada di fkg ugm.Terutama kebijakan gila dan tak wajar dari drg suryono dan drg sudibyo serta anaknya ema rima yang dikendarai oleh drg widowati siswomihardjao. yaitu pemaksaan secara kasar untuk melakukan pemeriksaan kesehatan jiwa di rumahsakit sarjito. hasil sehat, namun oleh prof iwa dan widowati hasil rekam medisnya dilakukan penyimpangan2 secara intimidasi yang melanggar undang undang dan kode etik kedokteran, (hasil yang sehat menjadi sakit) tindakanya amat zolim. terutama drg widowatisiswomihardjo.ia berkali2 memaksa siswa melakukan pemeriksaan ke rumah sakit sarjito, sampai sisiwa menjadi stress dan down... sungguh ini merupakan perilaku dosen gila dan tak wajar selain itu prof iwa pun melakukan tindakan2 pelanggaran ham berat dan melanggar undang2 dan kode etik kedokteran. diantaranya pemaksaan dan intimidasi siswa menandatangani surat bermaterai yang isinya sangat amat merugikan dan membahayakan sisiswa .....................yaitu kondisi anak anda gila dan wajib dilakukan pengobatan.... sungguh biadab dan kejam tindakan yang dilakukan oleh mereka mohon perlindunganya, ,,,,,,,

    BalasHapus